Teh, Spiritual-Istana-Ampas

Hampir-hampir tak pernah memilih kita ini, benar-benar penikmat sejati. Teh apapun, habis saja kita minum. Padahal di Belanda, kabarnya, jangan coba-coba menyuguhi bukan seduhan teh hitam orthodox Kajoe Aro kepada Ratu Beatrix, karena pasti ditolak. Untunglah kita tetap ihlas PT. Perkebunan Nasional VI Jambi mengekspor produksi daun teh hitam terbaiknya itu, kalau tidak, kasihan kan sang Ratu. “Sekitar delapan puluh lima persen, produksi kita diekspor, ”Kata Direktur Keuangan PTPN VI, Karimudin. Maka, cukuplah kita menikmati sisanya, daun teh ampas. Ah, itupun sudah bikin mantap sarapan. Read More